Tuesday, December 15, 2015

Andai

Andai bertemu kembali,
Andai cerita terbuka kembali,
Tiada pengharapan,
Tiada penantian,
Tapi meminta kebaikan,
Disebalik perpisahan.



22/8/2013

Tiada terluah

Bisu mulut,
Hati pula berbicara,
Naifnya mulut berdiam diri,
Bisa pula hati berkata sendiri.

Luluhnya hati melahirkan air mata,
Menitis..
Dan, hilang disapu sepi.

Andai dapat dibaca hati,

Tiadalah derita.



1/8/2013

Mata

Tidak pernah berkongsi cerita,
Tidak pernah meluahkan rasa,
Tidak tahu kesukaannya,
Tidak tahu kebenciannya.

Tapi wujud satu rasa,
Tapi bagaimana hadirnya?
Dilihat dari mata terus ke hati,
Tiba di hati,
Menguasai jiwa.


Dia berbicara guna mata!

Hati

Aku ikut langkah ini pergi.
Tapi kemana?
Kaki sendiri tiada jawapan.
Hanya pergi ikut hati.
Sudah di kata jangan ikut hati!
Ia tidak punya akal.

Ia terletak perasaan.

Sedih

Hati punya rasa,
Otak memikirkan cara,
Jari luahkan kata-kata,
Dibaca mata,
Mengalir air mata,

Mulut kelu tanpa suara.

Sahabat


Erti sahabat bagi aku ialah ada.
Ada dia,
Ada cerita,
Ada gembira,
Ada air mata,
Ada disana dan disisi.

Pergi

Tinggal kenangan,
Tinggal perasaan,
Tinggal melepaskan pergi,
Pergi!
Lari jauh dari sini,
Pergi!
Apa yang difikir lagi,
Hanya pergi,

Tolonglah pergi..

Kawan

Kawan,
Bagaimana hadirmu
Umpama terlintas dihati
Dan, terus berada di hadapanku.
Mengapa begitu wahai kawan,
Mengusik jiwaku
Menggangu fikiranku

Mendebarkan hatiku.

Monday, December 14, 2015

Ada, tapi tiada

Ada,
Tapi tiada,
Tidak ditagih dipandang tinggi,
Tapi dipinta sedikit ruang,
Untuk aku di hati kamu,
Bukan dipandang sepi,
Dibiar berlalu setiap bait bicara dari peti suaraku,
Bukan di balas senyuman setiap renung risau dari mataku,
Bukan jadi tempat mengadu bila perlu,
Aku mungkin bukan terbaik,
Tapi itu terbaik dariku,
Kata-kata mungkin ringan seperti angin,
Tapi ia akan menjadi berat dihari mendatang..

Ruang

Ini ruang fantasi,
Ruang putih yang sepi penuh kepelikan,
Aku terlihat aku yang mengecil,
Atau ruang ini menjadi besar,
Aku terlihat aku yang membesar,
Atau ruang ini menjadi kecil,
Ruang yang muncul saat aku berusaha lena,
Ia ada sedari dulu lagi..

Sunday, December 13, 2015

Gelap

Tiba satu hari aku bertanya,
Kau siapa?
Pernah berjumpa?
Seperti tahu tapi lupa.

Hitam itu tersembunyi kisah aku.
Aku lindung dalam kegelapan.
Aku takut!

Terangnya cahaya buat aku nampak hitam lagi.

Pantai

Suara, sentuhan dan
Wajahnya bermain dimata

Alunan bicaranya,
Menenangkan..
Lembut sapaannya,
Mendinginkan..
Pandangan ini terlalu indah,
Buat aku sentiasa memuji Ke Besaran Mu..

Malam

Ku pandang langit tiada bintang,
Mendung di hati seperti awan,
Gelapnya malam tanpa sinar.